Kedamean — Pelatihan Kepemimpinan Dasar II (PKD II) yang digelar PC GP Ansor Gresik berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan yang bertemakan "Pemuda Penggerak, Ansor Berdampak". Kegiatan tersebut dipusatkan di PAC GP Ansor Kedamean, Kecamatan Kedamean, dan diikuti 56 peserta yang berasal dari wilayah Kedamean maupun luar daerah, Sabtu–Minggu (17–18/1/2026).
Pembukaan kegiatan dihadiri unsur MWC NU Kedamean beserta badan otonom NU, Muspika Kecamatan Kedamean, organisasi kepemudaan, serta jajaran pengurus PC GP Ansor Gresik. Kehadiran berbagai elemen tersebut menegaskan kuatnya sinergi lintas lembaga dalam penguatan kaderisasi kepemudaan.
Ketua PAC GP Ansor Kedamean Achmad Saiful Amri, menegaskan pentingnya menjaga solidaritas dan kekompakan kader di tengah maraknya isu yang berkembang di ruang publik. Ia mengingatkan agar kader Ansor tidak mudah terprovokasi dan tetap fokus pada pengabdian kepada umat, bangsa, dan negara. Menurutnya, "soliditas organisasi dan kesetiaan pada nilai Ahlussunnah wal Jama’ah menjadi kunci agar GP Ansor tetap kuat dan berdaya".
Sementara itu, M. Ludfi Khambali Abdillah selaku Ketua PC GP Ansor Gresik memberikan apresiasi tinggi kepada PAC GP Ansor Kedamean atas konsistensi gerak organisasi yang terus terjaga. Menurutnya, PAC GP Ansor Kedamean mampu menunjukkan eksistensi organisasi melalui kegiatan-kegiatan yang positif, progresif, dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Ia juga mendorong penguatan program kaderisasi serta sinergi berkelanjutan dengan berbagai elemen masyarakat dan badan otonom NU. “Apresiasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh kader untuk terus bergerak, berkhidmat, dan menjaga marwah organisasi GP Ansor di semua tingkatan,” katanya.
Dalam sesi rembuk pemuda, H. Rijal Mumazziq, Z selaku Wakil Ketua PW GP Ansor Jatim. menekankan pentingnya perubahan pola gerak pemuda. Ia mengajak kader Ansor untuk mengurangi kegiatan seremonial dan memperbanyak aksi sosial yang berdampak nyata.
“Kurangi ceremonial, perbanyak aksi sosial. Agar pemuda benar-benar menjadi penggerak kebaikan abadi yang berdampak bagi masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan PKD II tersebut juga dihadiri Ketua PW GP Ansor Jawa Timur. Dalam wejangannya, ia memompa semangat kader agar peka terhadap perkembangan zaman serta siap berada di garda terdepan dalam menjaga marwah NU.
“Kalau ada yang mengganggu NU, maka kader Ansor harus maju terdepan,” tegasnya.
Ia menambahkan, semangat khidmat ber-Ansor harus dijalankan dengan sungguh-sungguh dan istiqamah, menebarkan kebermanfaatan untuk semua.
“Semangat khidmat harus diimbangi dengan aktivasi media sosial agar gerakan semakin luas dan dampaknya bisa dirasakan masyarakat,” ujar H. Musaffa Safril.
Melalui PKD II ini, GP Ansor Gresik meneguhkan komitmen kaderisasi yang berkelanjutan, soliditas organisasi, serta penguatan peran pemuda sebagai motor penggerak sosial keumatan dan kebangsaan.
Penulis : Tim Media Ansor

إرسال تعليق